BERITAOKE.ID – Di tengah tuntutan era modern yang serba cepat, mendidik generasi hanya dengan bermodal hafalan tekstual tidaklah cukup. Menyikapi tantangan zaman, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Kampung Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, hadir dengan paradigma baru. Lembaga ini tidak hanya mencetak santri yang fasih melafalkan ayat suci, tetapi juga tajam nalar dan otaknya dalam membedah ilmu pengetahuan.
Pimpinan lembaga, KH. Iim Abdul Karim, M.Si., atau yang akrab disapa Kang Iim, merancang ekosistem belajar yang harmonis antara ayat qauliyah (Al-Qur’an) dan qauniyah (sains/alam semesta). Alih-alih memisahkan keduanya, Fathiyyah Zahra mengintegrasikannya ke dalam beberapa program unggulan yang dirancang layaknya sebuah orkestra pendidikan yang seimbang.
























