Sejumlah senjata atau alutsista yang digunakan dalam latihan terpadu kali ini adalah meriam 155 mm GS M109A4-BE dari Yonarmed 4/Parahyangan Kodam III/SLW. Kemudian meriam 155 mm GS Caesar dari Yonarmed 9/Pasopati/1/1Kostrad. Lalu, Roket Astros II MK 6 dari Yonarmed 10/Bradjamusti/1/1 Kostrad. Dan terakhir, meriam 76 mm dari Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad.
“Dalam latihan ini kita mengerahkan empat batalyon. Mulai senjata kaliber 76 mm dengan jarak 8 kilometer hingga roket astros jarak 300 kilometer,” kata Mayjen TNI Totok Iman Santoso kepada awak media.
Lanjutnya, “Latihan ini kita skenariokan seolah melaksanakan operasi membantu satuan manuver. Nanti semua senjata menembak bersama-sama dan terpadu dibawah satu Komando pimpinan tembakan dari tempat steling yang berbeda,” tambah Totok.
Diakhir acara Kasad menyampaikan, dengan melihat secara langsung latihan satuan Armed berlatih terlihat keseriusan prajurit Armed dalam melayani penembakan secara terampil dan cepat.






















