“Kita harus menginventarisir permasalahan dalam bidang penyuluhan pertanian. Apa yang menjadi masalah dalam perubahan sikap pengetahuan dan keterampilan Petani dalam pelaksanaan pertanian di dua Kecamatan yakni Kecamatan Lembursitu dan kecamatan Baros ini. Ya sehingga nanti setelah ada permasalahan kita inventarisir permasalahan itu. Jadi yang menjadi prioritas disahkan 1-3 prioritas,” jelas Kuswaya kepada media usai kegiatan.
Lanjutnya, hal itulah yang menjadi bahan bagi penyuluh untuk menyusun rencana kerja. Nantinya setelah mempunyai rencana kerja maka penyuluh akan bekerja sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh petani sehingga tidak asal-asalan dalam bekerja.
“Jadi programa ini biar jelas jurusannya, itu permasalahan yang dihadapi oleh petani adalah di bidang itu. Khususnya di bidang penyuluhan, bidang perubahan pengetahuan sikap dan keterampilan. Kalau masalah yang lain misalkan irigasi rusak dan lain sebagainya, itu bukan lagi masalah dan itu faktor penunjang,” terangnya.



















