“Kondisi retakan sangat mengancam, apalagi kondisi masih cukup ekstrim dengan intensitas curah hujan khawatir terjadi retakan bertambah. Kami usulkan keluarga untuk mengosongkan rumahnya itu,” terang Yanto.
Keluarga Ikim bersama Rismawati (Istri) dan kedua anaknya yang masih berusia 10 tahun dan 6 bulan untuk mengungsi ke rumah orangtuanya. Hal itu sebagai antisipasi agar mereka aman dan terhindar dari bencana tersebut.
Dijelaskan Yanto, intensitas curah hujan pada Jumat kemarin cukup deras sehingga menimbulkan keretakan pada bagian tanah yang tepat pada rumah korban tersebut. Kendati demikian pihaknya juga masih melakukan pendalaman terkait retakan yang memanjang dan terjadi di Kampung Lebak Siuh itu.
“Untuk kerugian materi masih dalam kajian petugas dan pemerintah desa setempat. Keluarga sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman di rumah orangtuanya. Saat ini dibutuhkan bantuan sembako dan material bangunan untuk korban,” tambahnya.


























