Kota Sukabumi tercatat jenis bencana yang dominan terjadi sepanjang tahun yaitu banjir genangan, longsor, puting beliung atau cuaca ekstrem, kebakaran pemukiman serta getaran gempa bumi. Dari sistem informasi elektronik data bencana yang dihimpun BPBD Kota Sukabumi selama Januari sampai dengan 31 September 2022 secara agregat tercatat 136 kali kejadian yang tersebar di tujuh Kecamatan.
“Jadi secara aggregate tercatat 136 kali kejadian, yang tersebar di tujuh kecamatan. Akibat kejadian tersebut ditaksir nilai kerugian mencapai Rp 8.816.845.000, dengan luas area 60,976 hektare dan 868 kepala keluarga (KK) terdampak. Dari warga terdampak itu terdapat sebanyak 13 orang mengungsi, satu orang meninggal dan luka ringan enam orang. Sementara kerusakan materiil yakni 721 unit bangunan rusak yakni 52 unit rusak berat, 189 unit rusak sedang dan 480 unit rusak ringan,” tambahnya.

























