Lanjut Miky, “Rumah Jahidin kini tidak dapat dihuni karena Rusak Berat (RB). Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu. Sedangkan untuk kerugian materi masih dalam hitungan petugas,” sambungnya.
Akibat adanya kejadian itu P2BK Nagrak langsung berkoordinasi dengan perangkat Desa/Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, POLPP, Tagana dan Relawan bencana langsung melakukan assessment ke lokasi kejadian.
“Kami langsung melakukan evakuasi di lokasi bencana serta memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada akan cuaca ekstrim,” ucapnya.
Miky menegaskan, kini korban membutuhkan perlengkapan bayi (4) bulan, kebutuhan makan dan material bangunan. Sementara itu pemilik rumah di ungsikan ke gedung Sekolah Yashika Nagrak, untuk sementara waktu.(*ah)


























