Sementara itu Ketua Baznas Kota Sukabumi Miftah Amir menambahkan, untuk pengumpulan zakat pada 2022 lalu tumbuh sekitar 27 persen. Di mana dari yang awalnya pengumpulan Rp 5,5 miliar menjadi Rp 6,9 miliar dan melebihi tatget Rp 6,6 miliar.
“Sedangkan capaian ini belum sesuai potensi Rp 46 milIiar per tahun. Sehingga ke depan akan terus dimaksimalkan, dan
salah satunya melalui bimtek dan pembinaan 100 U0Z DKM dan 70 OPD. Selain itu melalui edukasi rutin Baznas atau duta zakat dan pembuatan sistem A Zaki atau aplikasi zakat Kota Sukabumi,” pungkas Miftah Amir.(*ah)


























