Dijelaskan Marwan, gelaran pangan murah tersebut sebenarnya menargetkan bagaimana inflasi daerah itu akan tertahan terutama di posisi penyediaan sembilan bahan bahan pokok dan juga penunjang lainnya.
“Karena kemarin itu yang salah satu yang mendorong inflasi tinggi itu dengan harga beras yang naik, kemudian tadi disampaikan juga gula pasir juga naik,” jelasnya.
Sejauh ini, kata Marwan pemerintah pusat dan daerah kabupaten Sukabumi sudah berupaya untuk melakukan terobosan-terobosan dan penanggulangan salah satunya dengan program pasar murah, sehingga diharapkan faktor inflasi bisa tetap tertahan, terlebih daerah-daerah yang inflasinya di atas 5 persen.
“Kalau Sukabumi kita bersyukur inflasi kita di bawah 3 persen di bawah nasional diangka 2,78 persen,” terangnya.
Pantuan dilapangan, selain kebutuhan bahan pokok dan penting (Bapokting) dalam rangka gerakan pangan murah juga ada pemeriksaan hewan dari dinas peternakan. Malah yang banyak diserbu masyarakat, rata-rata datang untuk memeriksakan hewan peliharaannya seperti kucing dan lainnya.*(ah)


























