<strong><a href="https://beritaoke.id/">BERITAOKE.id</a> -</strong> Lembaga Pendidikan Tahfidz Fathiyyah Zahra Abdul Karim, Cibolang Girang, Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Sukabumi ini, kini menghadirkan kembali Program ketiganya setelah sukses dengan program Kedua. Program Ketiga di Lembaga Pendidikan Tahfidz Fathiyyah Zahra ini merupakan belajar membaca, menulis dan menghitung atau lebih akrab disebut "Calistung". Program ini dikususkan untuk anak-anak/siswa Taman Kanak-kanak, TK/ RA dan Sekolah Dasar SD atau Madrasah Ibtidaiyah ( MI ). "Alhamdulillah Lembaga Pendidikan Tahfidz Al-Qur'an Fathiyah Zahra, kini memiliki program Ketiga yaitu 'Calistung' Membaca, Menulis dan Menghitung. Untuk waktunya sendiri itu setiap hari Jumat, mulai pukul 14:00 wib hingga pukul 16:00 wib," ujar Ustdadz Iim Abdul Karim, M.Si., kepada <a href="https://beritaoke.id/">Beritaoke.id</a> Selasa (2/4/24).<!--nextpage--> Calistung sendiri merupakan singkatan dari tiga kata, yaitu membaca, menulis dan berhitung. Dan pembelajaran calistung sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. “Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat,” bunti dari Pasal 4 ayat (5) UU No. 20 Tahun 2003. Kemampuan membaca dan menulis menjadi bagian penting dari kemampuan berbahasa. Sedangkan bahasa adalah sarana untuk mendapatkan ilmu dan sekaligus menjadi bagian dari budaya dan sarana berkomunikasi anak/siswa. "Karena itu kemampuan calistung dianggap sebagai kemampuan strategis untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang bertakwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cakap, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab," pungkasnya. (*ah)<!--nextpage-->