Hermansyah menambahkan, kegiatan ini juga dalam rangka milad APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) yang ke-5 Tahun. Dengan begitu kata dia, para calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan diharapkan bisa turut mencegah stunting, melalui materi-materi yang disampaikan dalam bimbingan ini.
“Materi yang disampaikan melalui kegiatan ini para calon pengantin mendapatkan beberapa materi, diantaranya adalah; Fondasi Keluarga Sakinah, Mengelola Psikologi dan Dinamika Keluarga, Kesehatan Reproduksi dan Gizi Seimbang, Mempersiapkan Keluarga berkualitas dan hal pencegahan stunting,” terangnya.
Harapan kami, melalui bimbingan perkawinan ini, calon pengantin dapat memperoleh bekal yang memadai untuk membentuk keluarga yang unggul dan sehat, serta mencapai tujuan menuju keluarga sejahtera, meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


























