Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat, seraya menitipkan harapan agar kepemimpinan selanjutnya dapat meneruskan semangat pembangunan yang berpijak pada kearifan lokal.
“Saya juga mohon maaf apabila selama memimpin ada kekurangan saya bersama Wakil Bupati H Iyos Somantri,” singkatnya
Tongkat estafet kepemimpinan kini berpindah ke H Asep Japar dan H Andreas, yang resmi memimpin Sukabumi hingga 2030. H Asep menyatakan komitmennya meneruskan pembangunan daerah serta menjaga budaya dan nilai-nilai tradisi di tengah upaya modernisasi.
“Visi Mubarokah bisa tercapai bila semua lapisan masyarakat bersinergi. Semoga setiap ikhtiar yang telah dan akan kita lakukan mendapat ridha Allah SWT,” ujarnya.
Kata H Asep, Sukabumi akan menjadi daerah maju dan berkah bila semua lapisan masyarakat terus bersinergi dalam mewujudkan visi Mubarokah.

























