“Guru hari ini beda dengan guru zaman dahulu, dan guru yang akan datang itu berbeda tantangannya. Hari ini tantangan jauh lebih besar daripada yang dihadapi senior-senior kita,” ujarnya.
Kepala MI Baitussalam juga menyebut bahwa kesejahteraan guru masih berada pada kondisi stagnan, sementara beban dan dinamika pekerjaan terus meningkat.
“Hari ini sisi kesejahteraan guru, ya kita akui masih stagnan, tetapi tantangan kita lebih berat,” tambahnya.
Ia juga menyoroti perubahan pola pembelajaran yang semakin kompleks di era digitalisasi dan globalisasi.
“Kalau dulu kita mengajar normatif, biasa saja. Hari ini di zaman digitalisasi dan globalisasi, tentu Bapak-Ibu merasakan bagaimana mendidik anak sebaik-baiknya tetapi ada faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan,” tuturnya.
Menurutnya, tugas guru bukan sekadar mengajar, tetapi mendidik, membimbing, dan memahami risiko sosial yang muncul di tengah perkembangan zaman.

























