“Yang paling penting adalah komunikasi, kemudian bagaimana kita berkolaborasi. Karena tidak mungkin satu orang bisa menyelesaikan semua pekerjaan,” ujarnya.
Menurutnya, pejabat yang menerima amanah baru perlu segera memahami lingkungan kerja, membangun hubungan dengan jajaran, serta mengetahui kondisi dan persoalan yang ada pada unit kerja masing-masing. Langkah tersebut penting agar kebijakan dan program yang telah ditetapkan dapat diterjemahkan menjadi pekerjaan yang konkret.
Selain komunikasi dan kolaborasi, H. Dadang Ramdani juga mengingatkan bahwa setiap jabatan memiliki target kinerja yang harus dipahami dan diwujudkan. Target tersebut tidak berhenti pada penyelesaian administrasi, tetapi harus terlihat dalam hasil kerja dan dampak pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan itu bukan sekadar untuk diduduki dan dinikmati. Tetapi target-target kinerjanya apa, ini yang harus diketahui oleh kita bersama,” tegasnya.


























