Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak. Kehadiran Al-Qur’an dalam hafalan, kata dia, diharapkan terwujud pula dalam sikap sehari-hari santri.
Pelaksanaan tasmi gelombang pertama ini menjadi bagian dari sistem pembelajaran di Tahfidz Al-Quran Fathiyyah Zahra Abdul Karim, lembaga yang tercatat pada Kementerian Agama dengan NSP 510032021051. Dengan sistem pengajuan berjenjang dari ustazah kelas kepada pimpinan, lembaga ini menargetkan proses wisuda atau serah terima hafalan dapat berlangsung tertib dan terukur.
Sebagai informasi dan catatan penting bahwa lembaga Tahifidz ini sudah terdaftar resmi dengan Nomor Statistik Pondok (NSP)
NSP : 51003202105
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 94 Tahun 2021
Mewujudkan Generasi Qur’ani Unggul dalam Prestasi
























