Selanjutnya Mansur Yatin memohon kepada pemerintah desa agar senantiasa mendukung keberadaan MD khususnya MDTA Gelaranyar.
“Maka dimohon pemerintah desa untuk mensosialisasikan pentingnya sekolah di MD, sehingga warga masyarakat mampu berkomitmen. Tidak hanya menyekolahkan anaknya di sekolah formal, tapi juga sekolah di MD,” tegas Mansuryatin yang akrab dipanggil Pak Acun ini.
Acara Perpisahan dan Kenaikan Kelas MDTA Gelaranyar baru kembali digelar setelah dua tahun sebelumnya absen karena Covid-91 dan kegiatannya dibatasi sampai sore hari. Acara kali ini dimeriahkan oleh sajian lagu-lagu Islami yang dibawakan Tim Hadroh santri Gelaranyar, tarian islami, kreasi santri, hapalan surat-surat dan doa-doa pendek, serta pemberian hadiah bagi siswa/siswi yang berprestasi.
MDTA Gelaranyar yang terpantau Google Maps ini beralamat di Jalan Curug Tagog Lalay, berdiri sejak tahun 1991 dan telah memiliki Nomor Statistik ( Ijin Kementerian Agama) di bawah pengelolaan Yayasan Gelar Anyar yang dirintis oleh K.Suryana, S.H.(*)red



















