“Di 2021 pula, Kabupaten Sukabumi telah deklarasi ODF (Open Defecation Free) dan di 2022 ini, berlanjutan ke pilar kedua yakni, cuci tangan pakai sabun,” bebernya.
Menurutnya, hal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi bukanlah sesuatu yang mudah. Sebab, semua itu memerlukan proses yang panjang dan sinergitas serta kolaborasi yang baik antara semua pihak.
“Ini proses yang sangat panjang. Sebab, perlu komitmen semua stakeholder. Termasuk dari sisi regulasi serta penganggaran. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Berkaitan STBM Award, menurutnya merupakan pemicu agar terlaksanakannya sanitasi total. Termasuk mencapai lima pilar dalam STBM.
“Semoga STBM ini dapat menghasilkan hal yang maksimal dan terbaik bagi masyarakat” pungkasnya.*(ah)


























