Berdasarkan data yang dihimpun petugas BPBD Kecamatan, sebanyak 17 rumah tinggal di Enam Kampung, Dua Desa yang terdampak banjir. Selain rumah tinggal dikabarkan tiga Ruko turut terendam oleh banjir tersebut.
“Banjir menjebol tembok sebuah pabrik kerupuk kemudian air melaup ke jalan dan merendam 3 rumah dan 3 Ruko. Selain itu faktor lain penyebab banjir yaitu aliran sungai yang dijadikan perumahan sehingga saat hujan lama air meluap ke pemukiman,” tambahnya.
Petugas dan unsur muspika beserta relawan bencana secara bersama-sama melakukan asesmen dan pendataa ke lokasi bencana. Selain itu petugas pun tak luput memberikan himbauan kepada warga masyarakat untuk tetap waspada. Menurut P2BK dibutuhkan secara mendesak seperti Peralatan Pembersih, Peralatan Tidur dan Pernaikan Saluran Irigasi.*(ah)

























