“Pada saat pengurus Baznas dilantik September 2021 lalu, saya menitipkan untuk melakukan sinergi, libatkan teknologi inovasi, dan perkuat transparansi,” jelasnya.
Hal tersebut sambung Fahmi, karena Baznas dianggap pencapaiannya dibawah filantropi lainnya. Sebab ada anggapan kurang transparan dan jarang melakukan inovasi.
”Saya bersyukur dalam perjalanan satu tahun lebih , capaianya meningkat baik pengumpulan maupun distibusi dan ini harus dijaga, dan juga kedepan penyaluran zakat sesuai dengan asnaf,” ucapnya.
Fahmi menjelaskan bahwa untuk seluruh kepela daerah dikumpulkan oleh presiden pada Selasa (17/1/2023). Di mana, ada tujuh pesan presiden diantaranya penanganan kemiskinan ekstrem dan penanganan kasus stunting harus lakukan kolaborasi salah satunya tugas Baznas karen mitra pemerintah.
“Baznas berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dengan pendistribusian dan pendayagunaan. Selain itu menurunkan angka stunting, walaupun kota jauh di bawah rata-rata provinsi dan nasional,” ungkapnya.


























