Kepala Bidang Stadiksi Diskominfo, Eneng Rahmi, usai evaluasi penyelenggaraan keamanan sandi pada 15 Mei lalu di Balai Kota menerangkan, keberadaan dan tugas dari Tim Sukot-CISRT memang masih terkendala beberapa hal seperti pergantian personil dibeberapa OPD.
“Oleh karena itu sosialisasiini lebih intensif harus dilakukan agar peran tim ini bisa berjalan efektif,” terangnya.
“Tim Sukot-CISRT sudah kami bentuk sejak tahun 2022. Hanya saja masih belum efektif, karena beberapa OPD masih berganti personil terus juga masih belum terlalu paham. Tim inti berada di Diskominfo, OPD lain sebagai penunjang tim,” pungkasnya.(*ah)


























