Meskipun kampus yang berada di Palabuhanratu ini masih menginduk ke kampus yang berada di Cisaat dengan jumlah keseluruha mahasiswa sebanyak 1.000 orang, namun Ade berharap, mahasiswa yang ada di Palabuhanratu nantinya akan lebih banyak lagi apalagi dengan posisi kampus yang stategis.
“Karena disini lokasi sangat strategis, mahasiswa tidak terlalu jauh untuk berkuliah disini, mudah-mudahan kedepannya mahasiswa akan lebih banyak lagi,” harapnya.
Sementara itu, Pembantu Ketua II Bidang Keuangan dan Kepegawaian STISIP WPM Sukabumi, Andriana Trisnawiyana menambahkan, rencana pembangunan gedung membutuhkan delapan lokal terdiri dari dua lokal fakultas AP dan dua lokal IP terdiri dari angkatan 1 sampai IV.
Selain itu, akan didirikan ruang kantor, masjid dan asrama dengan bangunan sementara yang akan didirikan nantinya ada sebanyak tiga lokal.


























