“Ini menjadi PR penting, bagaimana menjaga keharmonisasian di tahun 2024. Karena yang paling berat yang kita hadapi bagaimana Kota Sukabumi tetap dalam keadaan damai, tenang, saat pesta demokrasi. Begitu besarnya dua hal ini dan harus ditetapkan,” terangnya.
Sementara untuk infrastruktur sendiri sambung Fahmi, banyak yang sudah dibangun dan sampai saat ini masih banyak yang harus dibenahi seperti pedestrian.
“Saat ini yang terintegrasi baru pedestriannya di pusat-pusat kota, sedangkan kita belum melakukan penataan ke daerah sekitarnya,” ucapnya.
“Kita ingin melakukan pengentasan kawasan yang lebih nyaman berbasiskan, apakah di wilayah Kecamatan atau Kelurahan. Ini juga akan menjadi PR untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya,” pungkasnya.*(ah)


























